SHARE

Industri kreatif adalah salah satu industri yang berkembang pesat dan diminati banyak anak muda maka dari itu diperlukan adanya upaya untuk menampung kreativitas anak muda, dan juga membiasakan anak muda untuk berani mengasah dan menampilkan kreativitas mereka.

Pada tanggal 16 sampai dengan 18 Maret 2017, Fakultas Seni dan Desain Universitas Kristen Petra (UK Petra) menggelar “Bharatika Creative Design Festival” di Balai Pemuda Surabaya. Bharatika 2017 mengusung tema “Wanifesto”, sebuah kata yang merupakan penggabungan dari kata “wani” (yang berarti berani dalam bahasa jawa) dan kata “manifesto” yang berarti mendeklarasikan. Saviour Tanujaya, sekretaris panitia festival ini mengartikan Wanifesto ini sebagai ajakan bagi para penggiat kreatif untuk berani ikut serta dalam kompetisi. Ia mengatakan, “Wanifesto adalah semacam gagasan medeklarasikan keberanian untuk berkarya. Mayoritas anak muda punya potensi akan tetapi malah justru takut untuk menunjukkan ke banyak orang, khususnya untuk ikut lomba, banyak yang takut kalah, takut ketinggalan pelajaran, takut lawan lebih hebat, dan lain-lain”.
Dalam rangkaian acara ini terdapat beberapa kompetisi, kelas, workshop, dan talkshow, pameran karya, dan pasar kreatif. Mengangkat tradisi festival Bharatika setahun sebelumnya, ada empat kategori yang dilombakan dalam Bharatika, yaitu: Kategori Desain Komunikasi Visual (Tirta), Kategori Desain Interior (Agni), Kategori Desain Produk (Bayu), dan Kategori untuk siswa SMA (Buana). Ada 5 sesi kelas, workshop, dan talkshow, yaitu: Kelas Pelatihan “Brainstorming Like a Pro”; Workshop  Cat Air Lanjutan “Food on Paper”; Commercial Digital Imaging Workshop “Pokoke Kudu Iso”; Initiate Action Talkshow “Bersedia, Siap, Action!”; dan Self Branding Talkshow “Jasa Bikin Identitas Diri”. Dalam workshop “Pokoke Kudu Iso”, Adrianka Anka, alumnus Desain Komunikasi Visual UK Petra yang juga pendiri Tanda Seru Detailed Imaging memberikan pelatihan edittng dan memanipulasi foto. Workshop yang dilaksanakan pada hari kedua BharatikaFest ini dipenuhi banyak peserta karena kredibilitas Anka sebagai wirausahawan dan perancang sudah dikenal. Karya-karyanya yang mengetengahkan kemampuan manipulasi gambar sudah tidak asing lagi di mata orang karena banyak dipakai di iklan media-media visual populer saat ini seperti televisi dan youtube. Pameran karya di Bharatika 2017 menampilkan lebih dari seratus kreasi kreatif dimana sejumlah 58 karya adalah finalis lomba, 61 karya lain berasal dari karya mahasiswa Fakultas Seni dan Desain UK Petra serta karya kalangan umum dari seluruh Indonesia.

Bharatika 2017 makin membanggakan karena semakin mendapatkan perhatian di kalangan akademisi dan masyarakat yang terlibat di bidang kreatif. Pengunjung festival selama dua hari mencapai angka lebih dari 2000 orang dan jumlah peserta dari luar negeri juga meningkat. Selain itu peserta dari luar Surabaya juga semakin meningkat, khususnya dari universitas-universitas di Jawa Tengah dan Yogyakarta.
Bharatika sebagai festival kreatif makin dikenal dan diakui selain itu kreasi kreatif mahasiswa UK Petra juga mendapatkan apresiasi positif di ajang ini. Dari 26 penghargaan di tiga kategori tingkat mahasiswa, UK Petra mendapatkan 11 penghargaan. Di luar penghargaan kategorial untuk mahasiswa, UK Petra juga keluar sebagai Best University. Alexander Gratianus, panitia Bharatika 2017, mengungkapkan harapannya: “Semoga di tahun 2018 panitia bisa mengundang lebih banyak kreator-kreator muda yang lebih baik lagi dan semoga Bharatika bisa lebih terdengar gaungnya di tempat lain”. (noel/dit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here