SHARE

Industri perhotelan di Indonesia adalah industri yang sedang bertumbuh dengan pesat. Mahasiswa sebagai calon penggiat industri dan pelaku bisnis membutuhkan bekal yang tepat guna untuk kiprahnya kelak. Perkuliahan bidang perhotelan memiliki keunikan tersendiri, dimana penekanan pda pembelajaran manajerial dan penguasaan keahlian operasional yang menjadi kompetensi utama perhotelan. Dalam kurikulumnya, perkuliahan secara bertahap dan berkesinambungan akan membekali dengan pengetahuan dan keahlian industri perhotelan dari tingkat dasar sampai tingkat lanjutan. Dimulai dari rangkaian perkuliahan Teori Operasional Manajemen Hotel (TOMH) yang dilaksanakan pada semester 4, setelah menyelesaikan TOMH,  mahasiswa melanjutkan dengan rangkaian perkuliahan Operasional Hotel (OH) dimana mahasiswa sudah mengerjakan tugas-tugas teknis perhotelan. Seusai OH, mahasiswa diberi tugas untuk membuat konsep hotel dan mengoperasikannya dalam perkuliahan Manajemen Operasional Hotel (MOH). Ciri khas MOH adalah mahasiswa merancang dan membuat sendiri hotel mereka, dari konsep tema nama hotel,  penetuan harga, prosedur dan lain sebagainya. Seusai mempraktekkan manajemen hotel di MOH, di semester 7 mahasiswa dipercaya untuk melayani dan belajar di industri melalui proses magang.

TOMH akan memberikan gambaran yang jelas pada mahasiswa tentang industri yang akan digeluti. TOMH terdiri dari 6 mata kuliah, yaitu antara lain: Front Office, Service,  Kitchen/Food and Beverages, Laundry, Bar dan Patisserie. Keenam mata kuliah ini memberikan dasar-dasar pengetahuan dan teori bagian-bagian dalam dunia perhotelan.

Untuk membantu mengaktualisasikan teori dan juga memberikan pengalaman untuk mahasiswa, diadakanlah Bazaar Teori Operasional Manajemen Hotel pada tanggal 27 dan 28 April 2017 di Kafe gedung EH lantai 1 UK Petra. Dalam bazaar ini mahasiswa dari 3 kelas TOMH akan menjual produk patisserie seperti: puff pastry; sweet bread; pie; dan berbagai cookies karya mahasiwa. Para mahasiswa ini bekerja dalam kelompok sejumlah sekitar 10 orang. Masing-masing kelompok akan mempresentasikan dan menjual minimal  4 macam produk patisserie.

Melalui kegiatan bazaar ini,diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan pemahaman para mahasiswa. Agung Harianto, S.E., M.M., dosen pengampu Mata Kuliah Patisserie menjelaskan bahwa  bazaar ini akan lebih mempersiapkan mahasiswa untuk masuk ke dunia industri perhotelan. Ia mengatakan, “Dengan adanya bazaar ini diharapkan bisa menumbuhkan rasa cinta pada dunia patisserie, dengan adanya cinta, maka mahasiswa akan belajar dengan motivasi yang benar”. Whenama Ega Setyo Nugraheni, mahasiswa peserta mata kuliah ini mengutarakan kesannya, “Bazaar ini sangat berguna untuk kami yang akan terjun ke dunia usaha dimana kami bisa belajar bagaimana mengorganisasi sebuah usaha kuliner”. (noel/dit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here