SHARE

Pada Selasa, 16 Mei 2017, Continuing Education Center (CEC) Universitas Kristen Petra (UK Petra) mengadakan talkshow bertemakan ‘Survival Strategy for Food & Beverage Business’ sekaligus meresmikan Forum Pengusaha Restauran oleh Asosiasi Pengusaha Kafe dan Restoran Indonesia (APKRINDO). Bertempat di Ruang Konferensi (RK) IV UK Petra, acara ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan wisata kuliner Indonesia dan mengenali peluang dan ancaman makanan khas Indonesia.

Seiring perkembangan industri kuliner di Indonesia, beragam tantangan harus dihadapi untuk dapat bersaing dengan kompetitor yang makin banyak dan bervariasi. Tantangan terbesar pebisnis makanan dan minuman bukan hanya terletak pada tahun awal berdiri tetapi justru mempertahankan eksistensi bisnisnya.

Persaingan yang semakin meningkat ini memaksa pemain lama untuk menyiapkan strategi bertahan dan berinovasi dengan tepat. Rancangan awal bisnis perlu memperhatikan faktor keberlanjutan sehingga bukan saja asal berdiri tetapi juga mampu menciptakan sustainable food and beverage business. Oleh sebab itu, pada acara kali ini terdapat sebuah perjanjian antara APKRINDO dan CEC UK Petra dalam rangka mendirikan sebuah Forum Pengusaha Restauran.

Forum ini bukan saja mengadakan sebuah diskusi, namun juga seminar dan talkshow. “Saya harap ada kerjasama yang baik antara dunia pendidikan dengan dunia industri atau pengusaha ini bisa sungguh-sungguh saling melengkapi untuk bisa menjawab kebutuhan masyarakat,” urai Prof. Ir. Rolly Intan, M.A.Sc. , Dr. Eng., selaku Rektor UK Petra.

Acara ini menghadirkan beberapa pembicara yaitu: Tjahjono Haryono, MBA, selaku Ketua APKRINDO sekaligus pemilik “WOK Restoran” dan Direktur PT. Sekar Laut Tbk, kemudian Mufid Wahyudi selaku Sekretaris Jendral APKRINDO dan Direktur PT. Autogrill Taurus Gemilang, dan Serli Wijaya, Ph.D selaku dosen dan peneliti di bidang wisata minat khusus. Istimewanya, talkshow ini juga mengundang Wakil Gubernur Jawa Timur, Drs. Syaifullah Yusuf atau yang lebih akrab disapa Gus Ipul.

Gus Ipul menyatakan bahwa semakin sejahtera masyarakat, maka akan semakin berkeinginan dalam memperoleh sajian yang berkualitas maka tidak heran pertumbuhan dunia perkulineran ini cukup tinggi. Gus Ipul dalam sambutannya berkata:“Berbahagia sekali rasanya saya bisa berada di tengah-tengah teman-teman APKRIDO untuk memperbaiki kualitas kuliner yang berdaya saing, mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dan sekaligus bisa dijadikan andalan untuk mendatangkan turis dan prestasi. Kerja sama antara dunia usaha dan dunia akademik harus terus diperkokoh supaya bisa jadi pemenang dalam era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA),”

 

CEC UK Petra adalah bagian dari kepedulian UK Petra terhadap pendidikan di masyarakat untuk menjawab masalah masyarakat. “UK Petra bukan hanya mendidik mahasiswa, tetapi salah satu tanggung jawab kami adalah memikirkan dan melakukan suatu proses pendidikan di masyarakat. Terutama untuk para alumni ketika sudah lulus dari UK Petra, “ujar Prof. Ir. Rolly Intan, M.A.Sc., Dr. Eng (fsc/dit).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here