SHARE

Tingkatkan Spiritual Excellence, Hasilkan Academic Excellence

Membawa nama Universitas Kristen Petra (UK Petra) menjadi salah satu universitas yang masuk dalam kategori wolrd class university, merupakan impian terbesar Dr. Ir. Didik Wahjudi, M.Sc., M.Eng. Salah satu calon rektor UK Petra periode 2017-2021 ini memiliki tekad besar untuk menggiring UK Petra menuju level yang lebih tinggi sehingga mampu dikenal di kancah internasional.

Didik, demikian akrab ia dipanggil, sempat menempuh pendidikan S2 di Texas A&M Univeristy, Amerika Serikat dengan mengantongi gelar Master of Engineering. Menurut Didik, UK Petra adalah Perguruan Tinggi Swasta terbaik di Indonesia dan itu adalah prestasi yang membanggakan. Banyak hal yang sudah berhasil dicapai, namun masih banyak juga yang dapat ditingkatkan. “Harapan saya, ke depannya UK Petra masuk dalam tingkat 10 besar di skala Nasional atau bahkan 5 besar Nasional. Jangka panjangnya, UK Petra bukan hanya dikenal di skala Nasional, tetapi masuk dalam world class university,” urai Didik Wahjudi.

Bagaimana mewujudkan mimpi tersebut?

Guna melangkah maju kedepan demi meraih impian, Didik Wahjudi memiliki tiga pandangan baru mengenai program UK Petra di masa depan. Diantaranya:

  1. Saat ini, UK Petra telah banyak bekerjasama dengan universitas di level Asia. Hal ini menurut Didik perlu di-upgrade dengan bekerjasama dengan universitas yang level dunia agar memiliki daya tarik sendiri bagi calon mahasiswa.
  2. Mahasiswa UK Petra bukan hanya mengikuti program short course saja melainkan mahasiswa UK Petra dapat lebih berpartisipasi dalam program long course. Sehingga secara otomatis, jumlah mahasiswa UK  Petra yang memiliki pengalaman belajar di luar negeri dapat meningkat tiap tahunnya.
  3. Saat ini UK Petra telah memiliki empat program internasional. Karena ini sudah menjadi kebutuhan, maka harapannya UK Petra dapat meningkatkan jumlah program internasionalnya.

“UK Petra harus meningkatkan sisi spiritual excellence, sehingga bukan hanya menjadi simbol. Jika dalam operasionalnya mendarah daging maka output-nya adalah academic excellence. Lulusannya hebat dan penelitian dosen juga hebat,” tambah Didik Wahjudi yang pernah menjabat menjadi Ketua Program Studi Teknik Mesin pada tahun 2006-2009. Lebih dari itu, UK Petra diharapkan mempunyai kebiasaan yang berbeda dan memiliki christian atmosphere serta menghargai nilai-nilai ke-Kristenan. Misalnya, tidak ada jarak antar pimpinan dan bawahan. Seperti nilai UK Petra yakni LIGHT, bagaimana sivitas akademika UK Petra dapat menghidupi nilai LIGHT.

Karir Didik Wahjudi dimulai sejak tahun 2000 yakni menjadi Ketua Tim Penyusunan Proposal TPSDP Teknik Mesin. TPSDP adalah hibah Technological and Professional Skills Development Project. Sejak saat itu, Didik ingin berkontribusi lebih untuk UK Petra. Kemudian, awal Januari 2010 hingga saat ini  dipercaya untuk menangani Unit Koordinasi Hibah (UKH) UK Petra. Peran UKH di UK Petra adalah mendapatkan dan mengelola hibah untuk pengembangan universitas, unit, dan prodi. Oleh karenanya, Didik terbiasa untuk melihat dan mengobservasi apa yang perlu dikembangkan di universitas.

Visi UK Petra, to be a caring and global university with commitment to christian values menjadi pedoman untuk terus mampu berdampak bagi lingkungan terutama untuk kemuliaan Tuhan. Melalui visi ini, alumni The University of Iowa, Amerika Serikat ini ingin mengimplementasikan kepedulian terhadap isu nasional, dunia, peduli pada mahasiswa dan staf. (fsc/Aj).

Yang bisa saya lakukan semata-mata hanya atas anugerah Tuhan. Mari membangun UK Petra bersama supaya LIGHT itu benar-benar bersinar. Saat ini, LIGHT sudah dikembangkan,  jika LIGHT dihidupi maka orang akan bukan hanya tertarik untuk masuk UK Petra. Namun, mereka juga dapat tertarik mengikut Tuhan

-Dr. Ir. Didik Wahjudi, M.Sc., M.Eng-

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here