SHARE

Pada tanggal 13 Juni 2017 Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Universitas Kristen Petra (UK Petra) yang memayungi Program Studi Teknik Sipil dan Program Studi Arsitektur menggelar Ibadah Ucapan Syukur dalam rangka penetapan Guru Besar dalam Bidang Ilmu Sains Arsitektur yaitu Prof. Christina Eviutami Mediastika, S.T., Ph.D.

Pembawa Firman Tuhan dalam ibadah ini adalah Pdt Yakub Tri Handoko, Th.M. Ia membuka kotbahnya dengan pembacaan Firman Tuhan dari Kejadian 1:26. Dari ayat ini, Yakub mengajak merenungkan bahwa sebelum masa metode penelitian sudah tertata dengan baik seperti ini, manusia dalam keterbatasan pengetahuannya sering kali salah mengartikan dunia sekitarnya dimana dicontohkan bahwa di budaya timur, benda-benda yang besar (matahari, pohon tua, batu besar) kerap dianggap sebagai dewa. Dengan ilmu, manusia bisa lebih memahami dunianya semakin baik dalam mengerjakan karya yang dikehendaki Tuhan seperti yang digambarkan dalam ayat tersebut diatas. Yakub juga mengingatkan bahwa ilmu pengetahuan tidak bisa lepas dari etika dan moralitas. Ia mengutip ucapan Albert Einstein, “Ilmu tanpa etika menjadi nonsens”. Seusai kotbah, Dekan FTSP Timoticin Kwanda, B.Sc., MRP., Ph.D., memberikan sambutannya. Penetapan Guru Besar ini melalui Surat Keputusan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 301/A2.3/KP/2017, tertanggal Jakarta 9 Januari 2017. Timoticin mengajak semua yang hadir untuk memakai momentum ini untuk lebih bersemangat lagi dalam berkarya, ia mengatakan “Dalam dunia pendidikan, semakin   tinggi jabatan semakin kita diingatkan akan tanggung jawab”. Ia kemudian memaparkan bahwa dalam FTSP saat ini 34% dari dosennya sudah bergelar S3. Sebagai perbandingan, komposisi dosen bergelar S3 di seluruh Indonesia adalah 13% (Jawapos, 6 Juni 2017). Ia juga menyampaikan bahwa ada 3 orang dosen dari FTSP yang sedang melaksanakan studi lanjut, dan juga 3 dosen lagi yang dalam rencana untuk melaksanakan studi lanjut. Dikemukakan juga bahwa FTSP baru saja membuka Program Studi S3 Teknik Sipil dan  Program Studi S2 Arsitektur juga meluncurkan kembali Program Pendidikan Profesi Arsitektur (PPAr). Rektor UK Petra, Prof. Ir. Rolly Intan M.A.Sc., Dr.Eng. dalam sambutan penutup mengungkapkan bahwa pencapaian ini adalah berita gembira di tengah keadaan dimana Indonesia kekurangan guru besar.

Eviutami adalah dosen pengajar Mata Kuliah Metode Penelitian dan Sistem Tata Udara di Program Studi Arsitektur UK Petra. Ia mendapatkan jabatan Lektor Kepala sejak tahun 2004. Pada tahun 2013 ia bergabung dengan UK Petra. Dosen dengan pengkhususan pada bidang Sains dan Akustik ini dikenal sebagai orang yang disiplin. Ketua Program Studi Arsitektur, Eunike Kristi Julistiono, S.T., M.Des.Sc., mendeskripsikannya sebagai “Bekerja selalu sesuai dengan jadwal yang tertib”. Dengan ditetapkannya Eviutami sebagai guru besar, maka di UK Petra ada 8 guru besar, dan 4 diantaranya mengajar di FTSP. (noel/dit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here