SHARE

Torehan prestasi kembali tercatat dalam daftar kemenangan mahasiswa Universitas Kristen Petra (UK Petra) pada kompetisi tingkat Nasional. Pada bulan Mei 2017 lalu, mahasiswa Program Studi (Prodi) Sistem Informasi Bisnis (SIB) dan Prodi Teknik Informatika UK Petra berhasil mengharumkan nama UK Petra pada ajang FIT Competition 2017. Kompetisi di bidang jaringan, mobile, dan web merupakan sebuah ajang yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika (HMPTI) Fakultas Teknologi Informasi (FTI) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga.

FIT Fun Fest 2017 mengambil tema Karya Ku Untuk Negeri Ku dengan tujuan untuk menjawab dan mengatasi permasalahan yang ada di lingkup masyarakat Indonesia khususnya pada kegiatan lomba FIT Competition 2017. Pada lomba web dan mobile hasil yang dicapai adalah aplikasi berbasis web atau mobile, sedangkan untuk jaringan hasil yang dicapai adalah pembuatan suatu keamanan jaringan yang bermanfaat untuk menjaga keaslian data yang mencakup lingkup multinasional.

 

Lomba ini adalah lomba tingkat nasional tahunan di bidang jaringan, mobile, dan web. Tim UK Petra berpartisipasi pada kategori lomba website.. Lomba di bidang website adalah lomba yang ditujukan untuk menguji kemampuan, nalar, ide, orisinalitas, dan kreativitas dalam membuat sebuah proposal aplikasi berbasis web yang mampu menjawab masalah yang sering terjadi di lingkup masyarakat (ekonomi, social, budaya, pendidikan, kesehatan, pertanian, dan pemerintahan). Solusi yang diharapkan dapat bermanfaat bagi bangsa dan negara.

 

Tiga mahasiswa UK Petra berhasil membawa nama UK Petra di kancah Nasional dengan memenangkan juara 1.  Tiga mahasiswa ini adalah Andre Gunawan dari Prodi Sistem Informasi Bisnis (SIB), Yohanes Christian dari Prodi Sistem Informasi Bisnis (SIB), dan Yohanes Adam dari Prodi Teknik Informatika. Ketiga mahasiswa ini merupakan mahasiswa angkatan 2014. Tim UK Petra bersaing dengan mahasiswa yang berasal dari berbagai universitas lain seperti dari Universitas Bina Nusantara, Universitas Indonesia, Universitas Jember, Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga, Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya, Universitas Gorontalo, dan lain-lain.

 

Tim UK Petra membuat website bernama ‘Consillium’. Ide awalnya adalah banyak orang di Indonesia yang mengalami permasalahan psikis namun seringkali tidak tahu bagaimana menyelesaikan permasalahannya. Permasalahan ini beragam mulai dari pendidikan, keluarga, hubungan suami istri, pekerjaan dan lain-lain. Disinilah  peran psikolog diperlukan, tetapi seringkali persepsi orang Indonesia terhadap peran psikolog masih negatif dimana banyak orang beranggapan jika seseorang ke psikolog, maka orang itu bermasalah, aneh, ataupun mengalami gangguan kejiwaan.Dengan website ini, tim UK Petra menyediakan layanan dimana psikolog dapat berinteraksi dengan pengguna secara anonim, untuk menjaga privasi dan kerahasiaan tiap pengguna. Pengguna dapat berkonsultasi dengan psikolog maupun guru konseling yang sudah terdaftar dan memenuhi syarat di website ini. Bukan hanya bermanfaat untuk pengguna, psikolog juga mendapat keuntungan. “Kami memberdayakan psikolog Indonesia sehingga dapat memperoleh pendapatan tambahan dan sekaligus jadi wadah untuk pengabdian. Website nya secara umum adalah platform chatting, user memilih psikolog berdasarkan kategori spesialisasi dan rating, saat kedua belah pihak setuju maka chatting session akan dimulai sampai nantinya kedua belah pihak menyatakan permasalahan yang dibicarakan sudah selesai,” urai Yohanes.

 

Terdapat beberapa tahap dalam lomba ini dimana tahap akhirnya dilaksanakan pada tanggal 2 hingga 4 Mei 2017 di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga. Pada akhirnya, tim UK Petra berhasil menjadi juara 1 untuk kategori website. Ketiga mahasiswa UK Petra ternyata tidak berjuang sendirian, dibantu oleh dosen pembimbing, Justinus Andjarwirawan S.T.,M.Eng., selaku dosen Prodi Teknik Informatika yang sekaligus Kepala Pusat Komputer (Puskom) UK Petra, selain itu, ketiga mahasiswa ini mendapatkan informasi lomba dari dosen SIB UK Petra, Silvia Rostianingsih, S.Kom, M.MT.

Juara 1 berhasil dituai sehingga ketiganya memperoleh reward berupa piala, sertifikat, dan uang tunai 6 juta rupiah. Tim UK Petra ini pun menyampaikan harapan untuk teman-teman mahasiswa lain agar termotivasi mengikuti perlombaan tingkat Nasional maupun Internasional. “Selagi ada kesempatan, ada baiknya untuk dicoba. Berusaha sebisa mungkin, pertahankan kejujuran, maka pasti ada hasilnya. Dan pastikan ikut lomba dengan hati yang bahagia dan partner yang cocok,” tutup Yohanes Christian (fsc/dit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here