SHARE

Wisudawan dengan IPK tertinggi dari Fakultas Sastra adalah Helena Lorentia. Gadis kelahiran Surabaya, 13 April 1994 ini mencatatkan IPK 3,98. Alumnus SMA Katolik St. Louis 1 Surabaya ini memutuskan untuk berkuliah di Program English for Creative Industry (ECI) UK Petra agar dapat lebih mendalami minatnya dalam dunia sinematografi. Helena turut berpartisipasi dalam program Double Degree dengan Im Kwon-taek College of Film and Performing Arts, salah satu bagian dari Dongseo University (DSU), Busan. Setelah tiga tahun perkuliahan di UK Petra, Helena beserta enam mahasiswa ECI lainnya yang mengambil Double Degree ini berkuliah selama dua tahun di DSU. Istimewa bagi Helena, ia tidak hanya mengikuti perkuliahan kelas internasional akan tetapi ia juga mengikuti kelas lokal yaitu kelas Experimental Film dan Acting for Film yang memakai bahasa pengantar Bahasa Korea. Dengan IPK 3,98 yang dimilikinya juga menjadikannya lulusan dengan IPK terbaik di di DSU. Saat ini Helena menjalani kesibukannya sebagai freelancer dengan spesialisasi editor dan videographer sesuai dengan passion yang dikejarnya. Helena memiliki motto, “Always try to be busy”.

Skripsi Helena berjudul “Cheated: A Psychoanalysis on a Transgender Person”. Cheated di sini adalah sebuah film pendek karya Helena sebagai tugas akhir untuk menyelesaikan studinya di DSU. Film dengan genre psychological thriller ini mengisahkan hubungan sepasang suami istri. Rumah tangga yang awalnya harmonis menjadi tergocang ketika sang istri memergoki suaminya yang ternyata seorang transgender sedang memakai baju wanita. Film ini juga kemudian diangkat menjadi skripsi Helena di UK Petra. Menurutnya, di satu sisi, sang istri memang wajar merasa cheated oleh suaminya. Akan tetapi di, sisi yang lain, ia mencoba mengangkat bahwa tindakan sang suami yang menutupi bahwa dirinya adalah transgender merupakan hasil dari norma dan harapan masyarakat. (noel/padi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here