Berjaya di Ajang FIT 2016

0

Pada tanggal 20-22 April 2016 diadakan rangkaian acara final Festival IT Competition di UK Satya Wacana Salatiga (UKSW). Dalam kompetisi yang berlatar dunia IT ini, ada 3 kategori yang dilombakan, yaitu: 1) Keamanan Jaringan, 2) Web Programming, dan 3) Mobile Programming. Tema dari kompetisi ini adalah MEA (Masyarakat Ekonomi Asean), enterpreneurship, dan international awareness. Peserta dalam lomba ini adalah mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta, dan siswa-siswa SMA. Tim mahasiswa UK Petra menyabet 2 gelar yakni Juara 2 di kategori Web Programming dan Juara 2 di Mobile Programming.

Dalam kategori Web Programming, wakil UK Petra adalah tim Petra Jaya yang beranggotakan: Elisa Yuni Anggraini, Mikiavonty Endrawati Mirabel, Michael Adi Gerdyman, dan Yohanes Miracle Mario Chrislie. Mereka adalah mahasiswa Program Studi Teknik Informatika angkatan 2013.

Dalam kategori Web Programming, kriteria penilaian terdiri dari: ide teknologi, keaslian ide, kesamaan dengan makalah, implementasi dari ide teknologi, dan presentasi. Seluruh peserta diharuskan mengumpulkan makalah berupa proposal pembuatan situs website dalam tahap penyisihan. Peserta yang lolos akan kemudian diundang ke lokasi lomba untuk kemudian dipersiapkan untuk membuat situs tersebut dari nol dalam waktu 12 jam saja. Tim Petra Jaya mengajukan situs SerbaNawar.com. Ide utama dari situs ini adalah situs dimana orang bisa membeli, bukan lagi menjual seperti situs e-commerce lainnya. Mereka mengungguli 7 tim finalis lainnya dan berposisi dibawah tim tuan rumah UKSW saja. Sebagai catatan, dari keseluruhan peserta, hanya tim Petra Jaya saja yang mampu menyelesaikan pembuatan database untuk situsnya.

Bagi tim Petra Jaya, kesempatan mengikuti kompetisi ini adalah sangat bermanfaat bagi masing-masing anggotanya. Selain mendapatkan pengalaman melakukan coding selama 12 jam non-stop, mereka gembira bisa meluaskan relasi mereka dengan bertemu teman baru. Menurut mereka, kompetisi bukan saja mencari kemenangan, akan tetapi juga mencari relasi. Mereka berharap bahwa rekan-rekan mahasiswa informatika juga merasakan haus kompetisi. Yohanes Miracle, yang juga ketua HIMAINFRA menghimbau mahasiswa adik angkatannya “Sebaiknya ikut dalam kompetisi. Kalah pun tidak apa-apa, yang penting kita belajar dari itu”.

Wakil UK Petra di kategori Mobile Progrramming adalah Tim Punakawan yang diawaki oleh Devina Wiyono (DKV 2013), Ignatius Christian (SIB 2013), Michael Santoso (Informatika 2013), dan Melisa Gunawan(DKV 2013). Tim ini mengajukan aplikasi SeeBatik, aplikasi yang mengangkat budaya batik sebagai warisan budaya Indonesia yang diakui oleh Unesco melalui fitur-fitur: 1) info komunitas batik yang memberikan pelatihan atau UKM-UKM batik, 2) info historis budaya batik, dan 3) e-commerce yang spesifik batik. Tim Punakawan meraih posisi kedua dari 9 tim finalis.

Dalam sharingnya mengenai pengalamannya berkompetisi ini, Ignatius Christian – yang merupakan salah satu anggota Punakawan – memaparkan tentang kendala, manfaat dan harapannya mengenai kompetisi. Salah satu kendalanya adalah pelajaran mengenai mobile development baru didapatkan pada semester 7, maka untuk bisa cukup pengetahuan dan pengalaman di kategori mobile programming untuk berkompetisi, mahasiswa perlu belajar mandiri dan mempersiapkan diri dari semester-semester sebelumnya. Baginya, mengikuti kompetisi adalah bermanfaat, karena ia mendapatkan pengalaman nyata, relasi dengan teman-teman baru dari perguruan tinggi lain, dan juga ia merasakan kepuasan ketika mengalami tantangan di kompetisi ini. Ignatius juga berpesan pada rekan-rekan mahasiswa, “Jangan takut untuk mencoba. Menang (di kompetisi) itu cuma bonus. Yang terpenting adalah bagaimana kita berjuang semaksimal mungkin dalam kompetisi” (noel/fsc)

Share.