BAKP UK Petra Adakan ‘International Day’

0

Dalam mengemban visi, to be a caring and  global university with commitment to christian values, Universitas Kristen Petra terus mengembangkan diri dalam program internasionalisasi. Hal ini diimplementasikan melalui kegiatan International Day yang dilaksanakan pada tanggal 17 Maret 2016. Acara ini diselenggarakan oleh Biro Administrasi Kerjasama dan Pengembangan (BAKP) dan  didukung oleh Direktorat Jenderal Imigrasi, Kementerian Hukum dan HAM serta universitas di Jawa Timur.  Sejalan dengan usaha untuk mendukung program Pemerintah Republik Indonesia terkait dengan pengelolaan perijinan mahasiswa asing dan pekerja asing di institusi pendidikan Indonesia, UK Petra  menyediakan forum berbagi informasi yang melibatkan Direktorat Jenderal Imigrasi, Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia dan universitas di Jawa Timur.

Tujuan diadakannya International Day adalah untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa UK Petra akan pentingnya internasionalisasi dan jejaring di dalam menghadapi tantangan dunia, meningkatkan kesadaran mahasiswa UK Petra akan peluang- peluang terkait internasionalisasi yang dapat diikuti semasa menjadi mahasiswa UK Petra dan memberikan kesempatan berbagi informasi dan wawasan terkait layanan dan regulasi dari Direktorat Jenderal Imigrasi, Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa UK Petra yang sudah pernah mengikuti program internasional ke luar negeri dan mahasiswa internasional yang saat ini berada di UK Petra.

International Day ini dilaksanakan di dua lokasi, yaitu di Atrium Gedung Radius Prawiro dan di Ruang Konferensi IV, Gedung W lantai 10. Rangkaian acara yang dilaksanakan di atrium Gedung W adalah Pameran dan Pengenalan Budaya. Sedangkan, acara yang diadakan di Ruang Konferensi IV adalah Seminar, Sesi Info dan Sosialisasi.

Pameran dan pengenalan budaya menampilkan mahasiswa dari luar negeri yang mengikuti program perkuliahan di Indonesia, dan juga mahasiswa Indonesia yang berpengalaman studi di luar negeri, dan tenaga pengajar dari luar negeri. Akira Aoyama, adalah salah satu mahasiswa Jepang yang mengambil program Darmasiswa dan berkuliah di UK Petra. Para mahasiswa dari Belanda mengajak khalayak untuk mencoba lomba-lomba tradisional Belanda, yang ternyata hampir sama dengan jenis lomba saat memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia. Bagian terakhir dari rangkaian acara di Atrium Raidus Prawiro adalah  Pengenalan Budaya Internasional oleh Jon Derek Guffy, B.Sc, MCS. Acara ini dikemas dengan suasana fun dan santai agar dapat lebih mengajak audiens untuk merasakan nuansa internasional.

Di saat yang bersamaan dilaksanakan rangkaian kegiatan Seminar, Sesi Info dan Sosialisasi di Ruang Konferensi 4, Gedung W Lantai 10. Ruangan konferensi UK Petra ini dipenuhi oleh lebih dari 70 peserta yang terdiri dari mahasiswa dan undangan. Seminar ini bertujuan untuk  mempersiapkan mahasiswa dalam internasionaliasi, dan memperkenalkan peluang-peluang untuk berkarya dan meningkatkan diri di era globalisasi. Dalam kesempatan ini, para peserta bisa mendapatkan Surat Pengantar Work and Holiday Visa Australia. Dengan visa ini, WNI bisa bekerja dan berlibur di Australia selama setahun. Mengenai keuntungan adanya visa ini, Freddy Hendrata Budiman, S.S., salah seorang pengunjung dari Semarang mengatakan bahwa “Kalau hanya buang-buang uang saja ke luar negeri saya pasti pikir-pikir. Tetapi ini, saya bisa berlibur dan dapat penghasilan”. Harapannya, akan semakin banyak mahasiswa sadar akan tantangan globalisasi serta paham bagaimana memanfaatkan jejaring dalam era globalisasi. (noel/fsc).

Share.