Fakultas Ekonomi UK Petra Gelar International Week

0

Dibentuknya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) membawa tantangan dan harapan baru kepada masyarakat Indonesia sebagai salah satu anggotanya. Timbul darinya suasana kerjasama antar negara dan kecenderungan membuka akses bagi orang untuk beraktivitas lintas batas. Hal ini adalah tantangan bagi kebanyakan orang, tetapi juga berkat bagi orang-orang berkompetensi yang mampu beradaptasi di dunia yang semakin internasional.

Sejalan dengan terbentuknya MEA, Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Petra mendukung program Internasionalisasi UK Petra melalui program International Business Management (IBM) dan International Business Accounting (IBAcc). Mahasiswa yang berasal dari kedua program ini dipersiapkan lebih untuk mampu masuk dalam dunia Internasional.
Untuk meningkatkan lagi kualitas Pendidikan mahasiswanya, Fakultas Ekonomi menggelar International Week pada tanggal 29 Februari 2016 hingga 4 Maret 2016. International Week kali ini lebih istimewa dibandingkan sebelumnya. Di kesempatan-kesempatan sebelumnya, International Week hanya diperuntukkan bagi para mahasiswa program IBM dan IBAcc. Di gelaran International Week 2016, Fakultas Ekonomi UK Petra memberi kesempatan untuk seluruh mahasiswa dari Fakultas Ekonomi untuk berpartipasi dan memeriahkan acara ini.

Bekerjasama dengan Saxion University, Belanda, Fakultas Ekonomi UK Petra menghadirkan dua dosen untuk menambah wawasan dan pengalaman internasional baik mahasiswa dan dosen. Kedua dosen ini adalah Miranda Bens, M.Sc., yang memiliki spesialisasi dalam bidang penelitian, dan Mike Jarno Vaarnholt, M.Sc., spesialisasi dalam bidang audit. Miranda dan Mike memberikan kuliah pada program IBAcc, Manajemen Bisnis, Manajemen Keuangan, Manajemen Pemasaran, Manajemen Kepariwisataan, Manajemen Perhotelan dan seminar publik. Mereka memberikan materi yang akan meningkatkan wawasan mahasiswa dalam Materi Ekonomi dan Akuntansi yang bersifat global.

Dalam perkuliahan yang diberikan oleh Miranda Bens, M.Sc. yang bertajuk ‘Qualitative Research Method in Consumer Behavior’, Miranda memperkenalkan metode penelitian kuantitatif pada mahasiswa Program Manajemen Pemasaran. Metode ini masih jarang dipakai oleh mahasiswa karena belum mengenal teknik pelaksanaannya. Sehubungan dengan International Week, ia mengatakan “Saxion and Petra will both benefit with contributing to internationalization”. Ia juga berharap dengan adanya kerjasama ini, akan ada mahasiswa yang mengambil program Dual Degree atau Student Exchange.

Menurut Josua Tarigan, Ph.D (Cand), CMA, Ketua Program IBAcc, “International week meningkatkan atmosfer internasionalisasi, dan ini searah dengan visi UK Petra yaitu to be a caring and global university with commitment to christian values”. Selain itu, menurutnya, melalui international week, mahasiswa dan dosen akan mendapatkan dua benefit, yaitu: 1) enrichment, dimana para dosen tamu dari Universitas Saxion membawakan materi perkuliahan yang berbeda dari para dosen tetap; dan 2) benchmarking, dimana dengan adanya perbedaan itu, kita dapat menakar dan membandingkan perkembangan ilmu di UK Petra dan Saxion University. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, wawasan dosen dan mahasiswa akan meningkat dan lebih siap untuk menghadapi internasionalisasi. (noel/fsc)

Share.