UK Petra Tuan Rumah ASII 2016

0

Pada hari Rabu-Kamis tanggal 27-28 Januari 2016 telah diselenggarakan  ASII, yakni Asosiasi Studi Inggris se-Indonesia yang merupakan sebuah asosiasi meliputi Program Studi (Prodi) Sastra Inggris baik Sastra, Linguistik dan Pendidikan di Perguruan Tinggi seluruh Indonesia. Acara yang rutin digelar tiap tahun sejak tahun 2014 tersebut menggelar kongres ASII selama dua hari berturut – turut di Ruang Konferensi (RK) IV gedung Radius Prawiro lantai 10 UK Petra mulai pukul 09.00-16.30 WIB

ASII ini mulai terbentuk pada bulan Juni 2014 di Universitas Indonesia (UI), Depok. Mulai tahun 2015, anggotanya mulai bertambah mencapai kurang lebih 60 universitas dari Prodi Sastra Inggris se-Indonesia. Tahun 2016 ini, Program Studi Sastra Inggris UK Petra mendapat kehormatan menjadi tuan rumah Kongres ASII ke-3 yang dihadiri Prodi-Prodi Studi Inggris dari seluruh Indonesia.Terdapat 148 peserta dari 64 Perguruan Tinggi yang berasal dari Program Studi Sastra Inggris seluruh Indonesia menghadiri kegiatan ini di Universitas Kristen Petra selama dua hari berturut-turut.

Tujuan terselenggaranya ASII adalah untuk membahas jejaring kerjasama penelitian sekaligus pertukaran dosen atau mahasiswa demi kemajuan pendidikan Indonesia. “Dalam kongres ini, dirumuskan beberapa hal yaitu diantaranya kurikulum yang disesuaikan dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), pemetaan riset Prodi Sastra Inggris hingga Gugus-tugas”, urai Herwindy Maria Tedjaatmadja, S.S., MA-ELT selaku ketua panitia. Kegiatan utama rapat kerja ini bertujuan untuk menghasilkan luaran berbentuk lokakarya kurikulum, follow-up pemetaan riset yang ada di bidang studi Inggris di Indonesia, dan pembentukan Asosiasi profesi dosen Program Studi Inggris di bawah payung ASII.
Rapat kerja Nasional yang diadakan tahun lalu di Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta dan Universitas Padjajaran, Bandung tersebut dibentuk dengan tujuan untuk membangun jejaring kerjasama antar Program Studi khususnya dalam bidang akademik seperti penelitian bersama ataupun pertukaran mahasiswa atau dosen. Tak hanya itu saja, ASII bertujuan untuk membangun suara kolektif Program Studi Sastra Inggris di Indonesia dalam menjawab tuntutan masyarakat dan Negara demi kemajuan bersama. “Dengan adanya kegiatan ini secara rutin diharapkan tercipta pemantapan kelembagaan, payung riset kolaboratif antar institusi dan pemetaan kurikulum bidang Sastra-budaya, pengajaran bahasa dan Linguistik. Hal ini menuju pada pembentukan Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) sebagai alternatif bagi PAN-PT yang berlaku saat ini”, urai Manneke Budiman, PhD selaku Ketua ASSI. (fsc)

Share.