SHARE

Berdiri sejak tahun 2011, Program Sistem Informasi Bisnis (SIB) Universitas Kristen Petra (UK Petra) menawarkan pengetahuan bisnis dan sistem inormasi, serta jiwa dan semangat technopreneur sehingga mampu bersaing di pasar global yang kompetitif. Program SIB berada di bawah naungan Jurusan Teknik Informatika. Program ini berfokus untuk mengasah keahlian mahasiswa dan memecahkan permasalahan bisnis dengan memanfaatkan teknologi informasi.

Dilatarbelakangi oleh perkembangan teknologi yang semakin maju dan berkembang, program SIB UK Petra hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat dalam bidang digital bisnis. Di era digital bisnis, Teknologi Informasi (TI) memegang peranan penting dalam proses bisnis sebuah perusahaan. TI mendukung fungsi utama bisnis, seperti financial & accounting, sales & management, human resource, dan supply chain. TI disebut sebagai business enabler karena tanpa adanya TI, maka sebuah perusahaan akan sulit untuk dapat berkompetisi. Oleh sebab itu, program SIB hadir untuk mempertemukan TI dengan bisnis.

Di program SIB UK Petra, mahasiswa belajar bagaimana memanfaatkan Teknologi Informasi (TI) yakni mengenai infrastruktur dan aplikasi sistem informasi untuk operasi bisnis perusahaan atau organisasi usaha. Saat ini, mayoritas perusahaan di Indonesia memanfaatkan TI dalam menjalankan operasi bisnisnya. Dalam kompetisi global, peran TI sangat penting untuk memberikan keunggulan kompetitif. Program SIB membekali mahasiswa dengan pengetahuan beragam aplikasi TI dalam bisnis seperti aplikasi administrasi keuangan atau akuntansi, dan data mining.

Program Sistem Informasi Bisnis (SIB) UK Petra telah ter-Akreditasi A davn memiliki kompetensi dasar yang sama dengan Informatika yaitu pemrograman, namun di SIB tidak hanya belajar secara teknis namun belajar mengenai  proses bisnis sebuah perusahaan. Lulusan program SIB nantinya diharapkan mempunyai kemampuan pemograman serta kemampuan bisnis berbasis internasional yang lebih tajam. Lebih detailnya, lulusan program SIB UK Petra diharapkan mampu membaca permasalahan dan kebutuhan perusahaan, kemudian dapat memberikan solusi dengan memanfaatkan teknologi informasi.

Sejalan  dengan program Internasionalisasi yang terus digerakkan UK petra, program SIB UK Petra menerapkan kurikulum dengan standar internasional dan nasional. Kurikulum yang diajarkan sesuai dengan kompetensi lulusan luar negeri sehingga mampu bersaing di dunia informasi bisnis sesungguhnya. Kurikulum program SIB dibagi dalam dua konsentrasi berbeda yakni e-business dan business intelligence.

E-business belajar mengenai aplikasi untuk mendukung proses bisnis perusahaan, termasuk pertukaran informasi elektronik dengan supplier dan customer. Sedangkan, business intelligence belajar mengenai teknik pengolahan data bisnis untuk estimasi, prediksi, atau proyeksi ke depan, sehingga keputusan operasional ataupun strategis dapat diambil dengan tepat. Kurikulum yang disusun mengacu pada standar internasional seperti ACM (Association for Computing Machinery) dan ABET (Accreditation Board for Engineering and Technology), serta standar nasional seperti APTIKOM (Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komputer Indonesia) dan IABEE (Indonesian Accreditation Board for Engineering Education). Kurikulum program SIB UK Petra juga mengakomodasi modul pengajaran atau pelatihan dari vendor teknologi terkemuka, seperti Oracle Academy, CISCO Networking Academy, MikroTik Academy, iDUP (iOS Developer University Program), OpenERP (Odoo) Academy, Microsoft IT Academy, dan IBM Academy Initiative.

Selain kurikulum yang berbasis internasional, program SIB UK Petra bekerja sama dengan Fontys University dalam program dual degree. Mahasiswa yang tergabung dalam program dual degree ini nantinya akan menyandang dua gelar, yakni Bachelor of Engineering (B.Eng) dan Sarjana Komputer (S.Kom). Program SIB juga memiliki banyak kegiatan internasional seperti summer program, student exchange (pertukaran pelajar), dan studi ekskursi internasional. Pada tahun 2016 lalu, salah satu mahasiswa program SIB telah melaksanakan program pertukaran pelajar di Jepang. Soen Surya Soenaryo merupakan peserta pertukaran pelajar di Momoyama Gakuin University, Jepang. Surya mengikuti kegiatan pertukaran pelajar selama setengah tahun dengan memperoleh dua jenis beasiswa, yakni beasiswa dari Momoyama Gakuin University dan beasiswa JASSO. Namun, dikarenakan hanya boleh 1 beasiswa saja yang aktif, maka pada bulan September hingga Januari, Surya menggunakan beasiswa JASSO. Setelah beasiswa JASSO habis, Surya diberikan beasiswa dari Momoyama Gakuin University.  (fsc/dit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here